Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Oktober 2009

Robot Super Mungil Mirip Serangga

para peneliti dari institute di Swedia, Spanyol, Jerman, Italia dan Switzerland, telah membuat robot dengan biaya lebih murah dan kuantitas yang besar. Dengan budget terbatas, mereka bekerja di satu single circuit board. Desain satu chip memang tampak sulit untuk dibangun, terutama ketika melekatkan masing-masing komponen dengan menggunakan metode konvensional. Namun, kali ini para peneliti menggunakan teknologi penghantar yang mudah melekat untuk melekatkan module yang berbeda ke circuit board. Setelah itu, circuit board dilipat untuk membentuk microbot.

Komponen yang telah disatukan membuat microbot dapat berkomunikasi, bergerak, memindah energy, dan mengumpulkan data. Robot mungil tersebut memiliki panjang kira-kira 4mm, memiliki power solar cell dan getaran kaki, 3 diantaranya digunakan untuk bergerak dan satu untuk beraksi sebagai sensor sentuh. Project robot tersebut berbasis konsep I-SWARM (Intelligent Small-World Autonomous Robots for Micro-manipulation), yang terinspirasi oleh tingkah laku serangga. Menurut konsep tersebut, sejumlah besar robot tersebut akan berinteraksi dengan lingkungan mereka dan dapat berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan sensor infra merah, sehingga dapat menunjukkan kemampuan serangga seperti semut.

Para ilmuwan berharap dapat melakukan improvisasi teknik pembuatan microbot ini, terutama untuk efisiensi pelekatan komponen, dan proses otomatis pelipatan circuit board. Mereka juga berharap bahwa metode ini akan memudahkan mereka untuk manufaktur microbot yang benar-benar mirip dengan tingkah laku serangga.

Taiwan Kembangkan Charger Ponsel dari Hidrogen

Peneliti asal Taiwan kini sedang mengembangkan sebuah charger mobile phone dengan energy hydrogen, Jumat (02/10). Pengembangan device charge berbahan Hidrogen tersebut dalam rangka usaha Taiwan untuk menjadi pemain utama teknologi ramah lingkungan. Device tersebut dapat mengisi baterai ponsel dalam waktu 2 jam tanpa harus ditancapkan. Hal tersebut disampaikan oleh peneliti dari Industrial Technology Research Institute, kota Hsinchu, Taiwan utara.

“Hidrogen adalah material dapat didaur ulang. Hidrogen dalam teorinya tidak mencemari lingkungan. Device charger berbahan hidorgen akan lebih efisien energi dan membantu melindungi lingkungan. Kami akan melanjutkan penelitian ini. Kami juga berharap device berbahan hodrogen ini dapat menggantikan system recharge ponsel di tahun 2012 mendatang.“ ungkap Tsau Fanghei, peneliti di Institut tersebut.

Sementara menurut Yeh Hui-ching, direktur kementrian ekonomi Bureau of Energy, charger tersebut akan menjadi generasi masa depan Taiwan.

Intel Platform Administration Technology

Menjalankan sebuah jaringan komputer yang mempunyai client dalam jumlah puluhan mungkin ratusan, seperti di Warung Internet (Warnet), sekolah, kampus ataupun di kantor, bukanlah pekerjaan yang mudah. Terdapat banyak hal yang membuat pekerjaan admin untuk sedemikian banyak mesin menjadi pekerjaan yang sangat memakan waktu. Tentunya dapat dibayangkan betapa repotnya jika Warnet dengan 20 komputer terserang virus, mungkin butuh waktu sekitar 2040 jam untuk menginstall ulang seluruh komputer di Warnet tersebut jika rata-rata waktu penginstallan sistem operasi dan aplikasi membutuhkan 12 jam per komputer.

Virus mungkin merupakan sebab utama kita menginstall ulang komputer, disamping tentunya ada banyak hal lagi yang menyebabkan kita perlu menginstall software di komputer, apakah itu menambahkan aplikasi baru atau mengupgrade system operasi semua akan memakan waktu banyak sekali jika harus dilakukan secara manual satu per satu.

Mungkin deepfreeze dapat menolong menyelamatkan proses installasi ulang, tapi deepfreeze tidak menolong sama sekali dalam hal menambahkan aplikasi di komputer, mematikan komputer dari jauh, memonitor apakah ada perubahan pada software komputer dll.

Bayangkan seandainya ada teknologi yang memungkinkan kita untuk menginstall ulang semua komputer di jaringan secara serentak dalam waktu hanya 78 menit untuk semua komputer serentak tidak peduli jumlah client yang tersambung. Bayangkan pula jika kita dapat mengontrol, misalnya, mematikan, semua komputer yang kita inginkan. Bayangkan jika kita dapat menginstall software aplikasi tambahan ke komputer yang di kehendaki tanpa perlu pusing menginstall satu per satu. Bayangkan, semua proses dapat dilakukan secara remote dari jauh tanpa perlu pusing mendatangi komputer satu per satu. Pada titik yang cukup extrim, bayangkan jika harddisk kita proteksi sehingga walaupun user / virus menginstall program & menggunakan program tersebut, pada saat komputer di reboot semua kembali ke status awal dan program ilegal yang di install hilang secara automatis.

Jelas jika hal ini di mungkinkan maka downtime untuk maintenance komputer di Warnet, sekolah, kampus maupun di kantor-kantor akan menjadi sangat mudah, hanya dalam waktu 78 menit saja; itupun mungkin hanya perlu di sekali-sekali dilakukan.

Saya kebetulan mengutak atik Intel Platform Administration Technology, di singkat, iPAT. Teknologi iPAT memungkinkan apa-apa yang kita khayalkan di atas menjadi kenyataan. Tidak perlu lagi pusing dengan instalasi ulang komputer, konfigurasi client, mematikan puluhan workstation sekaligus semua dilakukan secara automatis menggunakan iPAT.

Teknologi ini secara teknis membutuhkan dukungan khusus pada BIOS di Motherboardnya agar dapat berbicara ke Server iPAT. Memang belum semua BIOS motherboard mendukung iPAT, saat ini baru Intel, ECS dan ASUS yang mendukung. Sejauh ini, beberapa motherboard pendukung iPAT yang beredar di Indonesia adalah, Intel Desktop Board D865PCK, Intel Desktop Board D915PDT, Intel Desktop Board D945PLNM, dan Intel Desktop Board D946GZAB.

Sistem operasi yang digunakan pada server masih terbatas pada Windows Server 2003 atau Windows XP SP2. Sementara pada Client dapat berupa Windows XP SP2 maupun dual boot dengan Linux. Saya mencoba menggunakan Fedora Core 6 pada client bersama XP SP2 dan berhasil dengan baik di install ulang secara otomatis.


Topologi jaringan untuk menggunakan teknologi iPAT tidak berbeda dengan jaringan komputer lainnya. Semua berbasis PC, LAN, modem ADSL / Wireless Internet. Pada client membutuhkan PC yang BIOSnya dapat di-update untuk iPAT. Server iPAT sebaiknya mempunyai harddisk cukup besar, pengalaman saya menggunakan harddisk sekitar 80Gbyte sudah sangat banyak untuk menyimpan beberapa konfigurasi sistem operasi client. Pada kantor mungkin kita perlu menambahkan sebuah file server tempat menyimpan file-file kerjaan maupun backup data jika dibutuhkan. Pada Warnet mungkin perlu ditambahkan software billing pada Server iPAT untuk billing system Warnet tersebut.

Logika cara kerja iPAT sebetulnya sederhana. Pada sebuah PC client perlu di instalasi agen iPAT yang berupa update BIOS dan juga software client iPAT pada sistem operasi Windows. Kita perlu mengkonfigurasi agar semua software dan sistem berjalan lancar di satu komuter client PC ini. Mohon diperhatikan bahwa kita hanya perlu menginstalasi lengkap sistem operasi, aplikasi maupun software client iPAT pada SATU buah komputer client saja.

Satu komputer client iPAT ini biasanya di sebut sebagai 'golden PC'. Client yang lain dengan BIOS iPAT & spek komputer yang sama persis tidak perlu di-install apa-apa, artinya harddisk dapat dibuat kosong tidak di instal sistem operasi maupun aplikasi.

Setelah semua instalasi pada sebuah PC client iPAT selesai dilakukan, kita dapat menginstalasi PC Server iPAT dapat menggunakan sistem operasi Server 2003, Server 2000 SP4 atau XP SP2. Software iPAT Server akan menginstalasi console untuk manajemen iPAT berupa Web interface sehingga sangat mudah untuk mengoperasikannya.

Melalui menu konfigurasi client, kita dapat menset agar satu PC client iPAT yang sudah selesai di-install menjadi contoh bagi yang lain dan kita dapat memerintahkan agar image semua partisi harddisk yang ada di PC client iPAT tersebut tercopy secara lengkap ke Server iPAT. Tidak peduli apakah file system yang digunakan adalah FAT32, NTFS dari Windows maupun ext2, ext3, reiserfs dari Linux, semua partisi akan di backup secara sempurna ke server iPAT.

Backup / referensi image akan tersimpan baik-baik di server, dan akan digunakan untuk menginstalasi / merefresh semua komputer client di jaringan. Melalui konsol konfigurasi Server iPAT, kita dapat men-deploy image referensi yang ada ke semua PC client yang ada di jaringan. Pengalaman selama ini, untuk sebuah partisi normal Windows dengan aplikasi officenya di drive C: akan membutuhkan waktu sekitar 7 menitan untuk terinstal ulang. Untuk komputer client yang mempunyai dual boot dengan Linux Fedora Core 6 yang terinstall dengan lengkap akan membutuh waktu kurang lebih 1520 menitan.

Fasilitas iPAT pada sisi client komputer cukup canggih, terutama yang sangat menolong adalah fasilitas proteksi harddisk yang selalu mengembalikan posisi kondisi harddisk pada posisi fresh pada awal di instalasi setiap kali komputer di-booting. Hal ini sangat menolong sekali untuk pertahanan terhadap virus. Memang, pengguna client komputer dengan iPAT di perkantoran menjadi harus mengubah sikapnya.

Beberapa diantaranya adalah:

  • Sebaiknya semua data di simpan di server. Akses dapat dilakukan menggunakan Content Manajemen System (CMS) berbasis Web menggunakan PHP yang banyak di Internet.
  • Menyimpan (save) file pekerjaan jangan di drive C, tapi ke drive lain atau file server di Jaringan.
  • Membaca email sebaiknya menggunakan IMAP dan meninggalkan email
    di server. Akan lebih baik jika dibuatkan mail server lokal di file server Jaringan.
  • Semua data-data agenda, seperti Outlook, mau tidak mau di backup ke server secara periodik sebelum komputer di-booting.

Hal-hal di atas biasanya tidak terlalu fatal bagi pengguna Warnet yang memang biasanya tidak banyak menyimpan data.

Demikian sekilas tentang Intel Platform Administration Technology yang di harapkan akan sangat memudahkan maintenance komputer dan jaringan sehingga meminimalisasi downtime seluruh system.



Strategi Membangun Data Center Corporate

Saat ini telah tersedia berbagai tawaran & alternatif sambungan telekomunikasi & Internet bagi perusahaan, mulai dari sambungan data, MPLS, Leased Line, VoIP, broadband, Wi-Fi hingga integrasi mobile communication ke PABX, Corporate User Group, push mail, SMS bulk dan lain sebagainya. Solusi yang diberikan oleh provider telekomunikasi lebih banyak pada tingkat akses jaringan, tapi tidak terlalu banyak menyentuh tingkat di atasnya terutama information management, content management dan management pengetahuan. Tulisan ini akan lebih memfokuskan pada berbagai alternatif yang dapat kita kembangkan pada tingkat yang lebih tinggi daripada tingkat akses khususnya manajemen informasi, content dan pengetahuan yang secara fisik dapat di bangun pada Data Center di sebuah perusahaan.

Situs favorite saya untuk memperoleh tool/software aplikasi yang dibutuhkan untuk membangun Content Management System (CMS) adalah situs Open Source CMS http://www.opensourcecms.com. Beberapa ciri khas menarik dari situs Open Source CMS adalah software/tool yang ditawarkan semua open source sehingga dapat di-download gratis, termasuk source code-nya. Aplikasi ini rata-rata dalam Operation System (OS) Linux & Windows, dan tentunya lebih sukar untuk di operasikan di Windows. Situs Open Source CMS juga memungkinkan kita untuk mencoba demo masing-masing software CMS secara live / online. Jadi kita dapat mengevaluasi terlebih dahulu apakah tool/aplikasi tersebut cocok dengan yang kita butuhkan atau tidak, sehingga kit adapt terhindar dari kesalahan dalam mengambil/mendownload.
Oleh karena sifatnya yang open source, kebanyakan CMS ini berbasis web dan dibangun dengan menggunakan PHP, oleh karenanya sangatlah penting untuk menginstall terlebih dalhulu Web Server sebelum mencobanya.

Secara umum aplikasi dari CMS dapat dibagi dalam beberapa kategori, yaitu, Portal, Blogs, e-commerce, Groupware, Forum, e-learning, Image gallery, Wiki, Lite, & Knowledge management. Fokus dari masing-masing kategori adalah sebagai berikut,

  • Portal
    Tool ini memudahkan kita untuk mengelola berita, artikel, tulisan, mengumpulkan pendapat (polling).
  • Blogs
    Blogs merupakan tool yang cukup populer khususnya untuk diary virtual seseorang. Walaupun tentunya bisa digunakan untuk apa saja, misalnya mengemukakan pendapat, menceritakan pengalaman, mengemukakan sebuah pemikiran, dll. Yang menarik dari blog, memungkinkan untuk saling link atau saling mendukung satu sama lain hingga akhirnya dapat menjadi alternatif sumber informasi di Internet yang sifatnya sangat perorangan & bebas.
  • Groupware
    Groupware merupakan kumpulan tool yang dapat digunakan untuk kerjasama kelompok, misalnya setup agenda rapat, kalender kelompok dll.
  • Forum
    Forum adalah tool tempat diskusi, dimana kita dapat berdiskusi melalui Web.
  • E-Learning
    E-Learning adalah tool untuk memfasilitasi proses belajar mengajar di sekolah / kampus melalui Web,
  • Image Galleries
    Image Galleries adalah tool album foto di Web.
  • Wikis
    Wiki adalah tool untuk membangun naskah secara kolaboratif, hingga dapat menjadi ensiklopedia di Internet.

Ciri khas software-software ini sama, rata-rata semua berbasis Web sehingga sangat mudah pengelolaannya karena tidak perlu menginstall apapun di sisi pengguna. Semua software dan data tersimpan di server Web, sehingga lebih mudah pengelolaan & maintenance-nya.

Ada banyak aplikasi yang di kembangkan pada masing-masing kategori. Kategori Portals (CMS) merupakan kategori yang mempunyai paling banyak aplikasi open source-nya seperti BitWeaver, CivicSpace, Drupal, Joomla, Mambo, MDPro, PHP-Fusion, PHP-Nuke, Tiki CMS/Groupware, Typo3, Xaraya. Pada kategori Blog, aplikasi yang ada antara lain adalah b2evolution, bBlog, Simplog, dan WordPress. Untuk kategori Forum diskusi melalui web, aplikasi yang ada antara lain adalah phpBB, Bagi mereka yang ingin membuka toko di Internet, aplikasi dalam kategori e-commerce akan membantu. Beberapa diantaranya adalah osc2nuke, osCommerce, phpShop, dan Zen Cart. Untuk aplikasi Groupware, aplikasi yang ada antara lain adalah ACollab, dotProject, eGroupWare, NetOffice, dan phpGroupWare. Untuk aplikasi e-Learning ada beberapa software yang menarik yaitu ATutor, Dokeos, Interact, Moodle, dan Site@School. Untuk menyimpan foto / Image Galleries ada beberapa aplikasi seperti Coppermine, Gallery. Untuk membangun Ensiklopedia atau di kenal sebagai Wiki, aplikasi yang ada antara lain adalah DokuWiki, ErfurtWiki, MediaWiki, phpWiki, PmWiki, QwikiWiki, UniWakka, WackoWiki, Wikepage, WikkaWiki, dan WikkiTikkiTavi. Bagi mereka yang menginnginkan CMS yang sederhana, ada beberapa software CMS sederhana seperti AngelineCMS Lite, CuteNews, Etomite, EyeOS, GuppY, Limbo, Pivot, ReloadCMS, SAPID, sNews, dan TML. Beberapa software CMS seperti KnowledgeTree, Owl, phpmychat, SugarCRM, Webcalendar menjadi menarik misalnya untuk membangun perpustakaan atau dokumen manajemen.(onno/.dna)

Fujifilm Luncurkan Camera 3D Pertama di Dunia bermerek Finepix Real 3D W1


Mungkin sudah banyak camera digital yang dapat digunakan untuk menangkap gambar bagus, namun berbeda dengan camera Fujifilm Finepix Real 3D W1 terbaru ini. Hardware camera Fujifilm Finepix Real 3D W1 merupakan camera pertama di dunia yang dapat digunakan untuk melihat gambar 3D (3 Dimensi), tanpa menggunakan kacamata 3D khusus. Fujifilm Finepix Real 3D W1 menggunakan 2 lensa dan 2 sensor 10 megapiksel untuk menerima efek stereoscopic 3D, yang secara bersamaan mengambail dan membuat layer 2 image 2D ke dalam satu gambar 3D, dengan tanpa menghilangkan video dan suara stereo dari image 3D.

Device camera digital Fujifilm Finepix Real 3D W1 ini memilii system Real 3D, termasuk viewer picture 3D berukuran 8 inch yang dinamakan FinePix Real 3D V1. Selain itu, masih dilengkapi layanan langsung dari Fujifilm untuk cetak gambar 3D . Pengguna dapat melihat gambar 3D dengan 3 cara, yakni di layar LCD camera 2D/3D, viewer 3D atau cepatk lenticular untuk menampilkan image 2D. Fujifilm Finepix Real 3D W1 ini juga dapat digunakan untuk camera 2D, dengan setting modus shooting Dual Capture dimana pengguna dapat mengambil 2 gambar secara simultan di setting yang berbeda.

Camera Fujifilm Finepix Real 3D W1 ini dibandrol harga £430 atau $600 untuk camera W1, dan £360 atau $500 untuk viewer V1.

Spesifikasi utama camera Fujifilm Finepix Real 3D W1 :

  • Jumlah piksel efektif : 10.0 million pixels
  • CCD sensor : 1/2.3-inch CCD x2
  • Media penyimpanan : Internal memory 42MB, SD memory card, SDHC memory card x2
  • Format file :
    • Image 3D MPO+JPEG, MPO (Multi Picture Format compatible)
    • Image 2D JPEG (Exif Ver 2.2 *3)
    • Movie 3D-AVI (Stereo AVI format with 2 image channels)
    • Movie 2D AVI format (Motion JPEG with sound)
  • Jarak focus :
  • Normal: 60cm / 2ft. to infinity
  • Macro (2D only):
    • Wide: Approx. 8cm - 80cm / 0.3ft. - 2.6ft.
    • Telephoto: Approx. 60cm - 3m / 2.0ft. - 9.8ft.
  • Quick AF: Approx. 1m / 3.3ft. to infinity
  • LCD monitor : 2.8-inch, dot warna 230,000 dengan Light Direction Control
  • Movie recording : 640 x 480 pixels / 320 x 240 pixels (30 frames/sec.) dengan suara stereo
  • Fungsi fotografi :
    • 3D : Auto parallax control, Power management, Framing guideline, Frame No. memory
    • 2D: Face Detection (with Red-eye removal), Power management, Framing guideline, Frame No. memory
  • Fungsi Playback :
    • 3D: Parallax adjustment, Multi-frame playback (with Micro thumbnail), Cropping, Resize, Sorting by date, Slideshow
    • 2D: Face Detection (with Red-eye removal), Multi-frame playback (with Micro thumbnail), Sorting by date, Cropping, Resize, Slideshow, Image rotate
  • Video output : NTSC / PAL selectable
  • Digital interface USB 2.0 High-speed
  • Power supply NP-95 Li-ion battery (included), AC power adapter AC-5VC
  • Dimensi . 123.6 (W) x 68 (H) x 25.6 (D) mm / 4.9 (W) x 2.7 (H) x 1.0 (D) in.
  • Bobot 260g / 9.2oz (tidak termasuk accessories, baterai dan memory)